Setapak jalan di kegelapan malam,
hanya bintang-bintang berkilauan,
tenang mengalun orkestra alam,
hati cemas mencari tujuan.
Sesatkah sudah,
tanpa mentari nan terang,
bulan pun hengkang,
hilang arah?
Suara lonceng gereja,
cahaya dari menara,
di timur nun jauh,
tak mudah ditempuh.
Tetapkan arah langkahmu,
walau sulit jalanmu,
segra kan tiba Pagi,
kembali kau kan berseri.
Jumat, 05 Oktober 2007
Jumat, 14 September 2007
Jumat Pagi 14 September 2007
Derap langkah menuju kerja
sembari memandang pepohonan rindang
kicau burung di pagi ceria
bisikan angin di pagi yang tenang.
Mentari berselimutkan awan putih
tidak panas dan tidak hujan
ringan hati di indahnya hari
senang rasanya menyongsong akhir pekan.
TGIF! :)
sembari memandang pepohonan rindang
kicau burung di pagi ceria
bisikan angin di pagi yang tenang.
Mentari berselimutkan awan putih
tidak panas dan tidak hujan
ringan hati di indahnya hari
senang rasanya menyongsong akhir pekan.
TGIF! :)
Rabu, 12 September 2007
Pagi di Tepi Sungai
Merenung tersenyum di tepi
aliran sungai nan jernih
bebatuan kecil bermandi
ikan mungil menari-nari.
Air sungai mengalir tenang
percik suara mengawang
bisikan angin di dedaunan
tawa anak di kejauhan.
Awan putih menyelimuti mentari
teduh sejenak menikmati pagi
kanvas putih belum terisi
namun bunga sudah mekar di hati.
20070912
aliran sungai nan jernih
bebatuan kecil bermandi
ikan mungil menari-nari.
Air sungai mengalir tenang
percik suara mengawang
bisikan angin di dedaunan
tawa anak di kejauhan.
Awan putih menyelimuti mentari
teduh sejenak menikmati pagi
kanvas putih belum terisi
namun bunga sudah mekar di hati.
20070912
Kamis, 03 Mei 2007
Angan, Sepi dan Sendiri
Rumput bergoyang,
di tengah angin;
Senja memerah,
hati pun dingin....
Jatuh daun dan daun;
Jalan setapak meredup;
Langkah kan terus;
Akankah sanggup?
Menghadap laut,
sederet bangku;
Seolah dikau,
menunggu di situ...
Tersenyum dikau,
dalam angan;
Sayang seribu sayang,
bukan kenyataan...
Rinduku duduk,
berdua denganmu;
Tangan bergenggam,
hati menyatu...
Angin sepoi,
membelai rambutmu;
bagaikan sutra,
menyelimuti anganku...
Aku rindu padamu;
Ke manakah kau pergi?
Mengapa cintaku,
hanya kurasakan sendiri?
Kehangatanmu,
kukira tanggapan;
ternyata bagimu,
ku tak lebih dari teman.
Hancur hatiku,
saat ku sadari;
indahnya cinta,
hanyalah ilusi.
Semoga dikau sedang bahagia;
Semoga segra kulupa;
Jangan ku terus di sini,
sepi dan sendiri.
* Kenangan yg memudar:) *
------------------------------------------
Juta NLS 27 April 2007 15:30 Jumat sepoi...
________________________________________
Terjemahan dalam bahasa Inggris:
Memory, Lorn and Lonely
****************************
Grasses are swinging,
in the midst of wind;
Redder the ev'ning,
colder th' heart growin'....
Falls leaf after leaf;
Trodden path grows dim;
Steps to onward;
Could they stream?
T'ward sea facin',
a flock of benches;
Aren't you there sittin',
serenely waiting...
And you smile,
in my mind sweetly;
O how I wish,
'tis a reality....
I long to sit there,
only two of us;
Hands holding,
hearts as one...
Gentle breeze,
brushing your hair;
'tis like silk,
enshrouds me fair...
I miss you;
Where have you been?
Why my love,
only I can feel?
Your gentle warmth,
I took for a gain;
Yet you perceive me,
as no more than friend.
It shatters my heart,
the moment I know;
Love so beautiful,
illusion - not more.
I wish you're happy;
I wish this forget;
Nor should I here tarry,
lorn and lonely.
* A fading memory :) *
-----------------------------------------------------
Juta NLS
Indonesian version: 27 April 2007 15:30 Breezy Friday
English translation: 3 May 2007 14:30 Rainy Thursday
Langganan:
Postingan (Atom)
