Berdiri aku di persimpangan;
hingar bingar arus melintas;
ke manakah kan ku langkahkan;
mengarah hidup terus bergegas?
Ribuan bayang menggoda jiwa;
beratnya beban menjerat hati;
batin terkurung gejolak rana;
masa mendatang dapatkah pasti?
Ke atas SalibMu arahkan hatiku;
tenangkan badai derita jiwaku;
tinggalkan maut masukku ke hidupMu;
pegangku selalu dalam tanganMu.
Selasa, 03 Juni 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar